Bareskrim Polri Temukan Ladang Ganja

Bareskrim Polri Temukan Ladang Ganja Seluas 25 Hektar di Aceh

Bareskrim Polri Temukan Ladang Ganja, Bareskrim Polri menenemukan ladang ganja seluas 25 hektare di Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

baca juga: Detik-detik Mobil Polisi Di teriaki ‘Ferdy Sambo’

Penemuan tersebut yakni hasil pengembangan dari pengungkapan kasus peredaran ganja seberat 270 kilogram jaringan Aceh-Lampung-Jakarta.

“Kemudian di lakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan berhasil di temukan sembilan titik lokasi ladang ganja,” ujar Di rektur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid Narkoba)

Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Siregar kepada wartawan pada Kamis (18/8/2022). Brigjen Pol Krisno menyampaiakan bahwa total ditemukan 9 titik ladang ganja

yang masing-masing titiknya mempunyai luas sekitar tiga hingga empat hektare. Tanaman ganja tersebut kini telah di musnahkan bersama Polda Aceh serta Bea Cukai.

“Total sekitar lebih kurang 25 hektare, untuk kemudian di musnahkan oleh tim gabungan Di ttipid Narkoba Bareskrim Polri, Polda Aceh dan Di tjen Bea Cukai dengan cara di cabut dan di bakar,” ujarnya.

Akan tetapi, ada satu tersangka yang masih berada dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

“Masih ada satu pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial H alias IK,” ungkapnya.

Sebagai imbas dari perbuatannya tersebut, para tersangka di jerat Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009

tentang Narkotik yang ancamannya berupa hukuman mati atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

Polri Tetapkan 13 Tersangka

Ladang ganja seluas 25 hektare yang tersebar di sembilan titik lokasi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh di temukan.

Di rektur Tindak Pidana Narkoba (Di rtipid Narkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Siregar mengatakan penemuan ini merupakan hasil pengembangan

dari pengungkapan kasus peredaran ganja seberat 270 kilogram jaringan Aceh-Lampung-Jakarta.

Kemudian di lakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan berhasil di temukan sembilan titik lokasi ladang ganja, kata Di rektur Tindak Pidana

Narkoba (Di rtipid Narkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Siregar kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Krisno menjelaskan dari sembilan titik lokasi ladang ganja, masing-masing titik ladang memiliki luas berkisar tiga hingga empat hektare.

Kekinian tanaman ganja tersebut telah di musnahkan oleh tim gabungan Di ttipid Narkoba Bareskrim Polri, Polda Aceh dan Di tjen Bea Cukai.

“Total sekitar lebih kurang 25 hektare, untuk kemudian di musnahkan oleh tim gabungan Di ttipid Narkoba Bareskrim Polri, Polda Aceh dan Di tjen Bea Cukai

dengan cara di cabut dan di bakar,” ujarnya. Di ketahui sebelumnya, dalam pengungkapan peredaran ganja jaringan Aceh-Lampung-Jakarta sendiri,

Polri telah menetapkan 13 orang tersangka yang berinisial DS, SY, EF, RA, DA, IH, CT, KF, AF, MS, JA, AI, dan S.

baca juga: Cara Bikin Mi Bentuk Terbang

Related Posts