Update COVID-19 RI 29 Agustus

Update COVID-19 RI 29 Agustus: Bertambah 2.871 Kasus, Kematian 21 Jiwa

Update COVID-19 RI 29 Agustus, Jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 2.871, Senin (29/8/2022). Sementara itu, pasien sembuh bertambah 4.702 kasus,

baca juga: Psikolog Sorot Kemungkinan Penyebab

meninggal bertambah 21 kasus. Tercatat ada sebanyak 44.514 kasus aktif, 81.720 spesimen yang di periksa, dan 4.138 suspek yang di amati.

Pemerintah kini tidak lagi mewajibkan tes COVID-19 baik antigen maupun PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk perjalanan domestik.

Meski demikian, pelaku perjalanan harus sudah mendapat vaksinasi booster. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1

sebelumnya di perpanjang hingga hari ini, Senin (29/8/2022), berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Belum ada keterangan lebih lanjut terkait

kemungkinan perpajangan PPKM di beberapa pekan ke depan. Kasus COVID-19 di Indonesia masih fluktuatif, tetapi jumlah pasien yang membutuhkan perawatan akibat COVID-19 terus menurun.

Kemarin, per Minggu (28/8) kasus aktif berkurang 1.823 kasus dibandingkan hari sebelumnya, sehingga secara akumulatif berada di 46.366 pasien.

Positif COVID-19, Menkes Budi Gunadi Sadikin Jalani Isoman

Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan isolasi mandiri (isoman) setelah hasil tes PCR menunjukan positif pada Senin (29/08/2022).

Walaupun sedang di isolasi, Menkes tetap menjalankan tanggung jawabnya melalui aktivitas daring. Karena siapapun dapat tertular dan menularkan COVID-19.

Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk membantu memutus rantai penularan dengan segera melakukan swab tes dan, jika hasil tes-nya positif,

langsung melakukan isolasi mandiri,” ujar Menkes dari situs resmi Kemenkes, yaitu sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Selama menjabat sejak Desember 2020, ini kali pertamanya Budi Gunadi terkonfirmasi positif COVID-19. Hal ini disebabkan oleh tuntutan pekerjaan

yang mengharuskan menteri tersebut bertemu dengan orang banyak di sertai mobilitas yang tinggi. Ia berpesan kepada pihak-pihak yang merasa pernah berinteraksi

dengan dirinya beberapa waktu terakhir ini untuk segera melakukan tes swab dan isolasi mandiri guna mencegah penyebaran yang lebih masif.

Meskipun terkena COVID-19, ia tetap merasa sehat karena telah menjalani program vaksinasi yang tengah digencarkan oleh pemerintah.

Di karenakan pandemi belum usai, ia meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap patuhi protokol kesehatan. Sebab, virus ini masih berevolusi dan berkeliaran di sekitar kita.

“Gunakan penilaian risiko dengan baik. Ada di PeduliLindungi apabila butuh bantuan teknologi. Apabila berada di lingkungan berisiko tinggi, jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer,” tambah Menkes.

baca juga: Kesaksian Mereka yang Mati Suri

Related Posts